Recent News

Microsoft Edge Insider Channels - Microsoft luncurkan versi preview dari Browser Edge versi Chromium


Pada tanggal 8 April 2019 kemarin, Microsoft secara resmi merilis preview awal dari Browser Edge versi Chromium. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, bahwa Microsoft "menyerah" untuk mengembangkan Browser Edge dengan engine EdgeHTML milik mereka sendiri dan memilih untuk bergabung dengan Google dengan mengadopsi Chromium. Microsoft telah mengikuti jejak vendor-vendor Browser sebelumnya, yakni Opera, Brave, Vivaldi dan lain-lain. Seperti kata pepatah :
if you can't beat them, join them
Sampai tulisan ini ditulis, Microsoft merilis Chromium - Edge ini di Edge Insider Channels dalam 3 versi, Beta Channel , Dev Channel dan Canary Channel. Beta Channel direncanakan sebagai versi yang paling stabil (untuk saat ini belum ada rilis). Dev Channel adalah versi mingguan yang sudah di tes oleh tim. Sedangkan Canary Channel adalah versi bleeding edge yang diupdate tiap hari, sehingga memiliki fitur paling baru, akan tetapi dengan kemungkinan bug yang besar.

Untuk mencoba Microsoft Edge - Chromium, silahkan menuju tautan ini : https://www.microsoftedgeinsider.com/en-us/download. Silahkan pilih versi yang anda inginkan.



Kemudian install dan ikuti proses sampai selesai.




Setelah instalasi selesai, maka anda akan diberi pilihan apakah akan meng-import data-data dari Browser default yang anda miliki saat ini. Data ini berupa bookmark, auto fill, history dan lain-lain.


Anda juga akan diberi pilihan bagaimana layout default dari new tabs.


Dan inilah beberapa screenshot dari Microsoft Edge - Chromium






Sampai tulisan ini ditulis, Microsoft Edge - Chromium ini hanya tersedia untuk Windows 10 64 bit. Tetapi Microsoft memastikan bawah Browser Edge - Chromium ini kelak akan tersedia untuk Windows 7, Windows 8 dan MacOS.

Review singkat

Tampilan/UI Edge - Chromium ini tentu saja secara default sangat mirip dengan Chrome, Vivaldi dan Brave. Tetapi tetap ada beberapa bagian yang terlihat sangat IE.

Untuk kecepatan, dilihat secara kasat mata, Edge - Chromium ini lebih gegas jika dibandingkan dengan Edge - EdgeHTML. Selain karena engine Blink di Chromium lebih cepat dibandingkan dengan EdgeHTML, mungkin juga dikarenakan belum adanya extensions yang terpasang.

Edge - chromium ini kelak akan menyediakan store tersendiri yaitu Microsoft Store, akan tetapi pengguna akan tetap dapat meng-install extensions dari Google Store.

Kesimpulan

Langkah Microsoft untuk mengadopsi Chromium ini boleh dibilang adalah langkah yang tepat, mengingat dominasi Google Chrome dan makin turunnya persentase penggunaan IE dan Edge. Selain itu, dengan bergabungnya Microsoft, maka akan menambah kompatibilitas dan mengurangi fragmentasi web. Sebuah hal yang sangat  menggembirakan untuk para web developer.

Sumber : www.microsoftedgeinsider.com
Share on Google Plus

About D. Prameswara

    Blogger Comment
    Facebook Comment