Recent News

Quatrick, Google hentikan penjualan Pixel 2, mematikan goo.gl, Inbox dan Google +

Beberapa minggu ini, setidaknya ada 4 hal yang telah dan akan dilakukan Google. Menghentikan penjualan Google Pixel 2, mematikan goo.gl, Inbox dan Google + .

Google Pixel 2

Google hentikan penjualan Pixel 2, mematikan goo.gl, Inbox dan Google +
Google, kira-kira akhir Maret 2019 secara resmi telah menghentikan penjualan Google Pixel 2, termasuk Google Pixel 2 XL. Hal ini adalah wajar mengingat Google Pixel 2 ini pertama kali diperkenalkan pada bulan Oktober 2017 lalu. Kurang lebih 18 bulan yang lalu. Kini secara default, jika anda mengikuti link Google Pixel 2, maka akan secara otomatis akan di-redirect ke halaman Google Pixel 3.

Google URL Shortener (goo.gl)

Google hentikan penjualan Pixel 2, mematikan goo.gl, Inbox dan Google +
Pertama kali diperkenalkan kurang lebih pada tahun 2009. Goo.gl adalah salah satu generasi awal dari service URL shortener. Dimana pada waktu itu, url shortener adalah sebuah ide brilian untuk menyingkat url yang panjang menjadi sangat pendek, sehingga mudah diingat, dengan cara yang mudah. Kini, service menyedia url shortener sudah sangat banyak dan beragam, bahkan beberapa social media-pun menyediakan service ini

Google Inbox

Google hentikan penjualan Pixel 2, mematikan goo.gl, Inbox dan Google +
Google merilis Inbox pada tahun 2015. Pada masa itu, Google Inbox seperti mendefinisikan ulang seperti apa email client itu seharusnya. Desain baru ala Material Design dan sebuah alternatif lain tentang bagaimana mengatur email secara efektif dan smart. Kini, dengan sebagian besar fitur Inbox yang sudah di "migrasi" ke Gmail, maka tentu saja keberadaan Inbox menjadi kurang relevan lagi.

Sangat disayangkan memang, karena Google Inbox ini telah meng-inspirasi begitu banyak Email Client generasi selanjutnya. Terutama bagaimana mendesain sebuah UX yang sangat elegan.

Google +

Google hentikan penjualan Pixel 2, mematikan goo.gl, Inbox dan Google +

Google +, yang pada awal kemunculannya digadang-gadang sebagai pesaing Facebook, ternyata tidak menghasilkan hype yang diharapkan. Puncaknya adalah bocornya data sekian juta pengguna Google +, sehingga memaksa Google untuk mempercepat kematian Google +

Terima kasih semuanya, setelah sekian tahun ini menjadi bagian dari sejarah teknologi informasi.
Share on Google Plus

About D. Prameswara

    Blogger Comment
    Facebook Comment